Puisi-puisi Siswa SMP Islamiyah Serua

Assalamualaikum^^. Hari ini aku mencatat puisi-puisi siswa SMP Islamiyah Serua. Maaf ya, murid-muridku… hanya beberapa saja yang bisa aku catatkan dan juga maaf kalau ada beberapa diksi yang hilang. Kata-kata yang aku hilangkan semuanya berupa konjungsi dan merubah kata yang aku anggap boros.

Ketika pelajaran bahasa Indonesia berlangsung, mereka tampak antusias. Materi menulis puisi memang agak berat buat mereka yang jarang menuangkan isi imajinasi ke dalam tulisan, tapi Alhamdulillah ketika aku tawari puisi-puisi yang sekiranya unik, menarik, dan indah akan aku tempel di bloggu dan aku share di FB, mereka jadi tambah semangat dan lebih antusias lagi.

Keindahan Pagi Hari
Oleh Anggi Lestari
Ketika kubuka jendelaku
Tampak sosok embun yang indah
Dan kumenatap ke langit
Tampak matahari dari ufuk Timur
Takku sangka, betapa indahnya dunia ini
Saat membuka jendela, bersamanya…
Dengan suara burung yang berkicau
Di Pepohonan
Menambah keindahan suasana pagi hari

Karunia Tuhan
Oleh Leni Oktavianty
Minggu yang cerah
Mentari bersinar begitu indahnya
Langit tampak biru di selingi awan berkejaran
Kumelintas bersama seorang
Menatap panorama indah karunia Tuhan
Jalan membentang, luas segala arah
Cantiknya nuansa alam
‘Kan kujaga lestarimu
‘Kan karunia Sang Pencipta

 

Pemulung
Oleh Nani Lutfiana
Pemulung kurus kering tak berdaya
Mencari barang bekas tak berguna
Demi hidupi keluarga
Rela ia mencari mereka

Pemulung begitu kasihan
Nasibmu mencari barang bekas
Di setiap rumah orang

Oh, pemulung kasihan

Taman Bunga
Oleh Nani Lutfiana
Taman bunga yang cantik
Penuh dengan bunga indah
Kupu-kupu hinggap mencari manisnya madu
Pada bunga bermekaran
Taman bunga indah
Riuhi kicauan
Dan kepakkan kupu-kupu

Oh Nenenkku
Oleh Arief
Engkalu lindungi Ibuku dari terik matahari
Dan hujan badai yang sangat kencang
Engkau sabar asuh ibuku
Dari sembilan bulan sampai dipangkuan Tuhan
Oh Nenekku,
Engkaulah nenekku
Kini pun kau asuh aku
‘Kan kuingat jasamu nenekku
Oh Nenekku…

Sahabat yang Khianat
Oleh Asa Sukma Sari
Sahabat
Dulu kau kukagumi
Dulu kau kupuja-puja
Dulu kau kubanggakan
Sahabat karibku

Maaf
Oleh Asa Sukma Sari
Sahabat
Aku salah
Kau kecewa
Sahabat, Adakah kesempatan untukku
Janji, menjadi sahabat karib
Seperti dulu

Kucing Kecilku
Oleh Andrie Filah
Aku meliihatmu dengan warna putihmu
Dengan badan yang kecil
Dengan warna mata coklatmu
Terangnya warna bulu putihmu
Kucingku,
Riak suara meongmu
Buat hatiku bahagia
Kau ‘kan kujaga selalu
Oh, kucingku

Kupu-kupu pagi
Oleh Safira Laili
Pagi hari setelah sesuap nasi kutelan
Kubuka pintu
Menghirup udara pagi

Kupu-kupu menghampiriku
Hinggap dan menghisap nectar bunga

Hatiku sejenak riang
Di taman hanya ada aku, kupu-kupu, dan bunga bermekaran

Namun, terik datang dan mereka pun pergi
Meninggalkan aku bersama bungan cantik

Aku sedih tak bersemangat
Tiba hati kecilku berkata
“Oh, kupu-kupu… kau adalah kenangan yang terindah bagiku.
Bunga dan taman ini adalah saksi bisu temu kita.”

Oh, Sepedaku
Oleh Ibnu Shihab
Kau adalah alat transportasi tanpa asap
Setiap aku mengendaraimu
Kurasakan nyaman
Tapi, sepedaku
Jarang dirimu kurawat
Namun aku selalu menyayangimu, dari kecil hingga besar
Sekarang dengna membalas budimu
‘Kan urawat kamu, hingga turun temurun

Anakku
Oleh Ibnu Shihab
Oh, anakku
Kau titipanku
Untuk meneruskan pekerjaanmu
Untuk sebarkan agama Islam

Selain itu,
Kau harus teruskan dakwah Nabi-Mu
Agar kebaikan dan kesuksesan berada di sampingmu
Agar kau hidup berguna
Di dunia maupun bangsa
Itulah titipanku
Agar Kau jadi aak yang baik. (Amin)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s