Cermin: Jejak di Tanah Abang

Oleh Muzzamilah

http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/03/23/jejak-di-tanah-abang/

 

Kedu kalinya aku pergi ke Tanah Abang seorang diri. Tujuanku hanya untuk membeli baju berwarna putih untuk kostum tari. Satu jam berlalu, yang artinya aku sampai di muka Tanah Abang yang terkenal dengan kegiatan jual beli itu. Beberapa pedagang ada yang baru membuka lapaknya, ada juga yang terus meneriakan harga pakaian anak-anak dengan suara lantang, pun aku melihat beberapa orang yang semangat menawar barang yang akan mereka beli, dan tidak hanya itu para pengamen dan pengemis ikut pula meriuhkan suasana Tanah Abang.

Langkahku terus aku pacu tanpa henti. Jika terlalu lama berada di sana takutnya pingsanku kambuh. Maklum fisikku tak cukup kuat untuk berada di tempat ramai. Suara klakson terus bermunculan, risih  dan bising,  tentunya aku tidak suka.

Sekilas aku melihat seorang lelaki tua dengan posisi bersujud terdiam dan terus menatap kaki para pejalan kaki dan roda mobil  yang melaju. Ia tak sanggup berdiri bahkan duduk sekali pun. Namun, tidak hanya lelaki tua itu saja yang jelas membuatku luluh. Aku melihat seorang anak dengan kondisi yang memprihatinkan, tampak ia tertidur lelap di pangkuan ibunya, fisiknya tak seperti anak normal umumnya. Sayangnya kenapa wanita tua yang memangkunya tidak merawatnya dengan baik, miris rasanya jika ia harus menjadikan anaknya ikut meminta-minta.

Dua di antara banyaknya pengemis di sana semakin membuatku sakit. Entah perasaan apa itu. Aku hanya bisa berdoa dan memberikan apa yang aku punya untuk mereka. Aku berharap mereka ada yang memperhatikan, karena mereka manusia, bahkan dalam Islam, sesama muslim adalah bersaudara.

Satu pemikiran pada “Cermin: Jejak di Tanah Abang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s