Cermin: Sabtu senja Kumelihatmu


Sabtu, 24 Februari aku berharap untuk bertemu dengannya. Sore itu seperti biasa aku pergi ke Bogor untuk pulang. Di jalan tidak sengaja aku melihat seseorang yang aku kenal sedang menaiki sebuah motor. Tas, baju, dan gaya rambutnya familiar sekali. Tapi, aku berusaha menolak pikiran itu bahwa dialah seseorang yang aku harapkan. Kendaraan yang kunaiki sudah hampir sampai di tujuannya. Lekas kuberikan selembar 2000 rupiah kepada pak supir jurusan Lebak Bulus – Kebayoran. Langkahku seperti biasa, melaju dengan biasa dan berhenti untuk menunggu bis yang biasa kunaiki. Tiba-tiba sosok itu muncul, seseorang yang sangat aku kenal. Dialah cinta pertamaku.

Senja mulai menghampiri waktu, dan aku di sana terpaku dalam detak yang menggebu. “Oh Tuhan, apa yang harus aku lakukan?”, ucapku dalam hati. Dia berdiri memandang beberapa bis yang melintas. Entah dia melihatku atau tidak, dalam pikirku dia mungkin tidak mengenaliku. Seperti halnya wanita pemalu lainnya, aku di antaranya yang tidak bisaa mengungkapkan perasaanku. Selintas saja aku melihatnya jantungku berdetak kencang, bahkan hanya memikirkannya saja terkadang aku sulit bernafas. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan saat itu, yang jelas aku hanya bisa diam dan berlalu.

Kami terpisah saat turun dari bis. Aku sengaja melangkahkan kakiku lebih kencang dan berusaha melarikan diri darinya. Mungkin apa yang aku lakukan sangat bodoh, tapi hanya itu yang ada dalam pikiranku. Mencoba menjauhinya, karena jika aku melihatnya harapan itu membuatku sakit. Karena semakin dekat dengannya semakin kuingin memilikinya.

“Aku ingat tatapannya, dia melihatku. Dia melihatku. Subhanallah, serasa mimpi dan ini hanya mimpi dalam kisah nyata.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s