Cahaya dan Keindahan Hari ini Bersama NAML

GambarGambarGambarGambar


-8 Juli 2012-

     Hari ini adalah hari yang indah. Berawal dari tawaran untuk memusikalisasikan puisi aku pun akhirnya datang kesebuah acara yang menyejukan hati. Namun, sudah lama aku tidak berpartisipasi dalam lingkaran indah itu. Sedikit menundukan kepala karena aku tak  banyak membantu.

            Pagi itu aku sudah tidak sabar untuk segera menghadiri acara NAML Foundation. Acara santunan anak yatim dan duafa. NAML Foundation adalah lembaga yang baru dibentuk yang bertujun untuk saling berbagi. Kebetulan aku mendapat undangan untuk tampil dalam acara tersebut, yaitu memusikalisasikan puisi. Acara dilaksanakan di aula Madrasah Pembangunan, di depan aku sudah melihat Dion, Ka Giri, dan Ka Ozi yang baru datang membawa beberapa kardus makanan. Tentunya ketika bertemu kami saling menyapa karena sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan mereka, berbeda dengan Dion sebelumnya kami sudah bertemu dan dia adalah partner untuk tampil puisi nanti.

            Sesampainya di Aula aku bertemu dengan Monic dan Ka Ibnu, mereka ini ketua Panitian dan Ketua NAML Foundation. Sangat bangga dan iri melihat mereka tentunya. Bangga karena mereka terlihat keren dan iri akan semangat mereka untuk terus berjalan dalam jalur yang indah, langkah mereka selalu mereka tujukan untuk kebahagian orang lain. Kebetulan Monic adalah sahabatku yang menurutku langkahnya dua kali lipat lebih maju tinimbang aku yang masih tetap dalam jalur mimpi. Maksudku dalam usianya yang ke 22 Monic sudah memiliki Novel pertamanya, judulnya Someday, sedangkan aku masih berkutit pada antologi-antologi. Walaupun begitu aku tetap semangat untuk terus menulis dan menulis. InsyaAllah antologi puisi dan cerpenku bisa terbit tahun ini, tentu khusus aku yang menulisnya tidak ada campur tangan orang lain. Planingku dalam mengumpulkan puisi-puisi anak sekolah ternyata sudah gagal karena tidak memenuhi kuota. Tapi, ya sudahlah mungkin belum saatnya aku membuat suatu antologi dari karya-karya mereka, mungkin hanya karya-karyaku saja hihi ^^ *insyaAllah amin.

            Ok lanjut pada acara NAML Ceria. Acara akhirnya dimulai tapi, tentunya aku sudah berlatih bersama Dion dan Anggun.  Acara sebelumnya diawali dengan membacakan ayat suci Al-Quran lalu sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana, yaitu Ana M Rufisa, Penasehat NAML Foundation, yaitu bapak H. Abdullah Fauzi Nangjoe, dan terakhir sambutan dari Ketua NAML Foundation, yaitu Ka Ibnu. Setelah acara sambutan berakhir kami disajikan dengan acara motivasi yang dipandu oleh Ka Abe dan Ka Islah dari NAML dan KAHFI. Acara sangat menarik bahkan aku tidak jarang tertawa melihat keakraban canda mereka, anak-anak pun terlihat ceria dan bahagia. Kegiatan masih belum berakhir, karena ada pembagian pos untuk anak-anak, pos pertama dan kedua adalah pos games, pos ketiga dan keempat adalah pos keagamaan, sedangkan pos kelima adalah pos materi. Kebetulan aku sebagai panitia perwakilan dari NAML yang masuk pos keagamaan, tugasku sebenarnya hanya meramaikan saja karena yang memberikan materi dan permainan kami serahkan pada kakak panitia dari KAHFI, mereka sangat cerdas dan tampak keren J.

            Setelah selesai kegiatan-kegiatan tersebut acara hiburan baru dimulai, namun aku masih belum bisa menampilkan bakatku dalam membaca puisi *hehe yah, sedikit menyombongkan diri, Astagfirullah, jangan ditiru yah, sombong itu tidak baik.  Kami harus menunggu penampilan Marawis dan setelah itu barulah Dion, Anggun, dan Aku mulai melangkahkan kaki setelah nama DAZ dipanggil oleh MC, MCnya tentu tidak asing lagi, dia adalah Mahfudoh, teman sekosanku, pantas saja dia memanggil kami dengan sebutan DAZ soalnya sebelumnya aku asbun saja menyebutkan nama grup musikalisasi puisi kami, dan ternyata Udoh mengingatnya *terima kasih Udoh^^. Tanganku yang masih dingin karena AC dan nervous mulai memegang mic dan meyapa anak-anak yang super imut dan luar biasa itu. Mereka menyambut kami dengan sangat antusias, walaupun sebenarnya aku tahu ada puisi yang belum bisa mereka jamah karena maknanya yang tampak tidak bisa tergambarkan.  Dengan senyum dan tatapan takjub atau bisa dikatakan heran mereka sangat menikmati panampilan kami. Puisi pertama yang berjudul Sedekah karya Opick dan puisi kedua, yaitu Dalam Bis karya Sapardi Djoko Damono. Tapi, aku masih sedikit malu karena sebelum tampil aku berkoceh tak tahu arah, yah intinya aku berharap mereka bahagia *benaran deh aku malu banget pas aku membuka acara, ada banyak kata, frasa, bahkan kalimat yang entah apa maksudnya, jadi malu, sebenarnya dalam hati aku enggan mengeluarkan beberapa kalimat itu tapi anehnya keluar begitu saja, pokoknya pengen bikin mereka seneng aja.

            Alhamdulillah kami pun selesai untuk memusikalisasikan puisi. Berharap mereka menyukainya^^.

            Mengapa aku mengatakan hari ini adalah hari yang membuatku tampak bercahya, memang aku tak tampak berkilau saat itu tapi, keindahan dan cahya yang terpancar oleh anak-anak dan sahabat-sahabatku aku jadi bisa menggenggam berkas cahya itu. Aku sangat bahagia, tawa dan senyum mereka membuatku untuk terus bersyukur dan terus berjuang. Saat itu dalam diam aku berkata pada diriku sendiri, apakah aku orang yang bodoh? Apakah aku orang yang hina? Apakah aku orang yang tak tahu rasa bersyukur? Ya, aku kecewa pada diriku sendiri, mengapa? Mengapa?

            Karena aku terlalu sering membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak berguna, kemalasanku membuatku tak tampak berkilau. Aku terlalu sering mengabaikan orang lain dan mimpiku, rasanya mimpiku tampak jauh, ego dan asaku terus menggebu tapi  aku seperti siput.  Hidup memang harus diusahakan, cinta memang harus diungkapkan, mimpi memang harus dikejar, dan intinya kita harus terus melangkah untuk mewujudkan asa dan rasa, berbagi bersama orang-orang yang nantinya akan mencintai kita.

Terima kasih sahabat, terima kasih.  I LOVE MY LIFE AND I LOVE U ALL

Terima kasih ya Rabb… Alhamdulillah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s