Statusku 21212 FB

“Ketika aku diam, apakah dirimu memertanyakan?”

 

Bongkahan es itu telah mencair perlahan, lalu apa yang bisa kita lakukan?

 

“Ketika dusta merajai dunia, adakah kata mutiara dari anak yang hidup di pinggiran jalan?”

 

“Yang pintar kuasai masa, semoga mereka mau berbagi bersama”

 

-Kataku adalah pikirku, tapi yang terpikir belum tentu dari hati-

 

“Aku cinta padamu, jangan tanyakan alasannya, karena cinta tak membutuhkan alasan”

 

“Ketika jantung itu tiba-tiba saja berhenti, apa yang bisa kau lakukan?
Sayang, sudah terlambat.”

 

Jika aku mencintaimu karena alasan, maka itu bukanlah cinta, tapi dusta dari seorang manusia. *hanya berpikir saja

 

“Apa mimpimu? sudahkan melakukan sesuatu? atau mimpi itu seperti akar atau persimpangan, sulit memfokuskan dan hanya mencari mana yang paling cepat bisa kau raih dan mendapatkan hasilnya. *tak semudah itu, karena dirimu perlu menanamnya agar kuncup bisa menjadi bunga yang indah.”

 

“Hidup itu drama, pikirkan saja. Bahkan dirimu selalu berperan agar menjadi yang terbaik untuk semua orang. Hanya peran, tapi peran utama. Jadi, jadilah aktor atau aktris yang luar biasa, jangan biasa.”

 

“Aku gadis pemalu, jangan paksakan aku untuk mengatakan aku cinta padamu”

 

“Pena itu seperti baju SMAku. Kini telah lapuk dan tergantikan oleh abjad buatan luar negeri. Walau penikmatnya hanya bisa dihitung oleh domba-domba dimalam hari, tapi dialah cinta pertamaku yang mengukir gelak cerita bait puisi. Tenang saja, kau edelweis bagiku.”

 

Oleh Muzzamilah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s